Teori Prestasi Kelompok (Theory of Group Achievement)
Teori Prestasi kelompok dikemukakan oleh Stogdill pada tahun 1959. Stogdill menganggap bahwa teori-teori tentang kelompok pada umumnya didasarkan pada konsep tentang interaksi yang memiliki kelemahan teoritis tertentu. Maka dari itu, Stogdill mengajukan teori prestasi kelompok. Teori yang dikemukakan oleh Stogdill ini, menyertakan:
~masukan (input)
~variabel media
~prestasi (output)
Teori ini merupakan hasil pengembangan dari teori-teori sebelumnya yang tergolong dalam tiga orientasi yang berbeda, seperti : orientasi penguat (teori-teori belajar), orientasi lapangan (teori-teori tentang interaksi), dan orientasi kognitif (teori-teori tentang harapan).
Asumsi Dasar dan Uraian Teori
Asumsi dasar dari teori ini adalah proses terjadinya dalam kelompok dimana dimuiai dari masukan ke keluaran melalui variabel-variabel media. Dalam teori ini akan terdapat umpan balik (feed-back). Berikut ini adalah penjabaran teori prestasi yang terbagi atas beberapa faktor yang mempengaruhi suatu kelompok, yaitu :
a.Masukan dari anggota Masukan dari anggota merupakan sumber input.
Menurut Stogdill, kelompok adalah suatu sistem interaksi yang terbuka. Struktur dan kelangsungan sistem sangat bergantung pada tindakan-tindakan anggota dan hubungan antara anggota. Ada tiga elemen penting yang termasuk dalam masukan anggota, yaitu : interaksi sosial (menyatakan suatu hubungan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih, interaksi ini terdiri atas aksi dan reaksi antara anggota-anggota kelompok yang berinteraksi); hasil perbuatan (bagian dari suatu interaksi yang dapat diaplikasikan dalam bentuk kerja sama, berencana, menilai, berkomunikasi, membuat kepetusan); dan harapan (kesediaan untuk mendapatkan suatu penguat, fungsi dari harapan ini adalah sebagai dorongan (drive), perkiraan tentang menyenangkan atau tidaknya dasil, dan perkiraan tentang kemungkinan hasil itu akan benar-benar terjadi).
b. Variabel media
Variabel media menjelaskan mengenai beroperasi dan berfungsinya suatu kelompok. Elemen-elemen yang ada di dalamnya, yaitu : struktur formal (struktur formal mencakup fungsi dan status dimana kelompok terdiri atas individu-individu yang masing-masingmembawa harapan dan perbuatannya sendiri) dan struktur peran (struktur peran mencakup tanggung jawab dan otoritas dimana individu yang menduduki posisi tertentu hampir tidak berpengaruh pada status dan fungsi posisi tersebut).
c. Prestasi kelompok
Prestasi kelompok merupakan output atau tujuan dari kelompok. Ada tiga unsur yang menentukan prestasi kelompok, yaitu : produktivitas (derajat perubahan harapan tentang nilai-nilai yang dihasilkan oleh perilaku kelompok), moral (derajat kebebasan dari hambatan-hambatan dalam kerja kelompok menuju tujuannya), dan kesatuan (tingkat kemampuan kelompok untuk mempertahankan struktur dan mekanisme operasinya dalam kondisi yang penuh tekanan (stress).
Tampilkan postingan dengan label Pendekatan teoritis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendekatan teoritis. Tampilkan semua postingan
Rabu, 06 Oktober 2010
Pendekatan Teoritis Mengenai Teori Sintalitas Kelompok
Sejauh ini kita telah memusatkan perhatian kita pada individu-individu dan perkembangan mereka dengan ineraksinya dalm lingkungan mereka.
Cattel menyatakan bahwa kita dapat menggunakan dimensi-dimensi objektif untuk melukiskan kelompok-kelompok persis sama seperti cara kita menggunakan sifat-sifat untuk melukiskan individu-individu. Dimensi-dimensi ini mencerminkan sintaliatas kelompok (Cattel,1948),yang setara dengan kepribadian individu.
Jadi tugas penting untuk mempelajari kepribadian dalam hubunganya dengan matriks sosiokultural adalah membuat deskripsi tentang sintalitas berbagai kelompok yang mempengaruhi kepibadian individu.
Penelitian awal dalam rangka pengkajian sintalitas kelompok-kelompok kecil telah mnghasilkan deskripsi sejumlah faktor yang diberi label seperti
^keterbukaan ekstrovert vs penarikan diri
^sifat santai dan relistik vs sifat agresif yang keras dan tegar
^kesadaran akan tujuan yang kuat dan pasti vs kekacauan yang penuh dengan kesadaran diri
^ketidakberanian dalam komunikasi batin dan sebagainya.
Dengan adanya variabel-variabel sintalitas kelompok seperti ini, terbukalah kemungkinan untuk menyelidiki hubungan-hubungan antar kelompok yang berlainan satu sama laindalam hal dimensi-dimensi dan kepribadian individual anggotanya.
Cattel telah merumuskan gagasannya tentang hubunganya antara kepribadian individu dan sintalitas kelompok dalam rangkaian yang terdiri dari 28 dalil,yang dilaporkanya dalam sebuah artikel teoritis(1961)dan sebuah bab buku (1966b). Ia menyimppulkan bahwa hubungan antara kepribadian individual para anggota kelompok dan sintalitas kelompok ditentukan oleh variabel struktur kelompok.
Dimensi kelompok :
^Sifat-sifat sintalitas
^Sifat-sifat struktur kelompok
^Sifat-sifat populasi
Cattel menyatakan bahwa kita dapat menggunakan dimensi-dimensi objektif untuk melukiskan kelompok-kelompok persis sama seperti cara kita menggunakan sifat-sifat untuk melukiskan individu-individu. Dimensi-dimensi ini mencerminkan sintaliatas kelompok (Cattel,1948),yang setara dengan kepribadian individu.
Jadi tugas penting untuk mempelajari kepribadian dalam hubunganya dengan matriks sosiokultural adalah membuat deskripsi tentang sintalitas berbagai kelompok yang mempengaruhi kepibadian individu.
Penelitian awal dalam rangka pengkajian sintalitas kelompok-kelompok kecil telah mnghasilkan deskripsi sejumlah faktor yang diberi label seperti
^keterbukaan ekstrovert vs penarikan diri
^sifat santai dan relistik vs sifat agresif yang keras dan tegar
^kesadaran akan tujuan yang kuat dan pasti vs kekacauan yang penuh dengan kesadaran diri
^ketidakberanian dalam komunikasi batin dan sebagainya.
Dengan adanya variabel-variabel sintalitas kelompok seperti ini, terbukalah kemungkinan untuk menyelidiki hubungan-hubungan antar kelompok yang berlainan satu sama laindalam hal dimensi-dimensi dan kepribadian individual anggotanya.
Cattel telah merumuskan gagasannya tentang hubunganya antara kepribadian individu dan sintalitas kelompok dalam rangkaian yang terdiri dari 28 dalil,yang dilaporkanya dalam sebuah artikel teoritis(1961)dan sebuah bab buku (1966b). Ia menyimppulkan bahwa hubungan antara kepribadian individual para anggota kelompok dan sintalitas kelompok ditentukan oleh variabel struktur kelompok.
Dimensi kelompok :
^Sifat-sifat sintalitas
^Sifat-sifat struktur kelompok
^Sifat-sifat populasi
Langganan:
Postingan (Atom)