Rabu, 16 Februari 2011

Definisi Psikologi Lingkungan

DEFINISI PSIKOLOGI LINGKUNGAN

Heimstra dan Mc Farling (dalam Prawitasari,1989) menyatakan bahwa psikologi lingkungan adalah disiplin yang memperhatikan dan memperlajari hubungan antara perilaku manusia dengan lingkungan fisik. Gifford (1987) memndefinisikan psikologi lingkungan sebagai studi dari transaksi di antara individu dengan setting fisiknya. Dalam transaksi tersebut individu mengubah lingkungan dan sebaliknya pengalaman dan perilaku individu diubah oleh lingkungan.
Emery dan Tyrst (dalam soesilo, 1989) melihat bahwa hubungan antara manusia dengan lingkungannya merupakan suatu jalinan transactional interpedency atau terjadi ketergantungan satu sama lain. Hal ini hampir sama dengan pendapat Gifford, yaitu manusia mempengaruhi lingkungannya, dan untuk selajutnya ingkungan akan mempengaruhi perilaku manusia.
Veitch dan Arkkelin (1995) mencoba menjabarkan lebih jauh unsur-unsur dari pengertian psikologi lingkungan. Unsur-unsur tersebut adalah perilaku manusia, perspektif disiplin ilmu, dan masalah teori/ praktek.

1. Pada kenyataannya para ahli psikologi lingkungan ternyata tidak hanya dibatasi pada istilah perilaku manusia dalam pegertian yang kaku. “perilaku manusia” disini lebih jauh berkaitan dengan proses-proses fisiologis, psikologis, dan perilaku manusia itu sendiri

• Proses-proses fisiologis meliputi : detak jantung, berkeringat, dan sebagainya.
• Proses-proses psikologis meliputi : perubahan sikap, kepuasaan, dan sebagainya.
• Proses-proses perilaku meliputi : agresi, kinerja, altruisme, dan sebagainya.

2. Para ahli psikologi lingkungan dalam melakukan penelitiannya ternyata juga dapat menggunakan perspektif indisipliner, dalam pengertian ilmunya maupun dengan interaksi dengan para ahlinya.
• Beberapa disiplin ilmu yang terkait adalah : meterologi dan geofisika, fisika, kimia, arsitektur, dan biologi.
• Para ahli yang terlibat antara lain adalah ahli geologi, ahli fisika, ahli kimia, ahli arsitek, dan ahli ekologi.

3. Para peneliti psikologi lingkungan dalam penelitiannya pada umumnya secara simultan memadukan masalah-masalah praktis sehari-hari dengan formulasi dari teori-teori.
Jadi kesimpulan dari penjabaran diatas adalah psikologi lingkungan sebagai ilmu perilaku multidisiplin yang memiliki orientasi dasar dan terapan, yang menfokuskan interrelasi antara perilaku dan pengalaman manusia sebagai individu dengan lingkungan fisik dan sosial.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar